Satuan tugas Operasi Madago Raya berhasil mengendus lokasi persembunyian kelompok Mujahiddin Indonesia Timur di bawah pimpinan Qatar alias Farel di kawasan Manggalapi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Sejumlah barang bukti berupa bahan makanan, alat komunikasi dan fasilitas pendukung kelompok teroris ini diamankan.

Pasca kontak tembak antara Satuan Tugas Operasi Madago Raya dan kelompok MIT pada pada 22 juni 2021, Kapolda Sulawesi Tengah Inspektur Jenderal Polisi Abdul Rakhman Baso dan Danrem 132 Tadulako Brigadir Jenderal Farid Makruf memimpin langsung penyisiran di lokasi persembunyian kelompok MIT itu. Duo Jenderal ini menyisir Manggalapi hingga Tagara di Sigi. Mereka menggunakan helikopter lalu jalan kaki.

https://youtu.be/7AMA_ZEQ1WA

“Jadi ada masyarakat mengetahui pencurian di ladangnya. Dia menemukan home base, pondok, lalu dia melapor ke pos terdekat. Mereka lalu mencari ke sana dengan aparat. Hampir tiga jam menuju lokasi itu. Di sana mereka sempat menemukan kelompok itu tengah beristirahat, namun sayangnya karena mereka di ketinggian, kami datang dari tempat rendah akhirnya mereka melihat kami dan kemudian lari meninggalkan barang-barangnya berupa hammock, ransel dan lain-lain,” beber Farid.

Saat ini, Satuan Tugas Madago terus melakukan pengejaran di kawasan Manggalapi, Sigi. Perburuan kelompok itu juga melibatkan pasukan penyekat dari Batalyon Infanteri 714/Sintuvu Maroso dan Satuan Brimob Polda Sulteng. ***