Media sosial kembali diramaikan dengan kemunculan sosok yang tak terduga. Seorang penjual kambing asal Kota Batu, Jawa Timur, Faiq Al Katiri atau yang akrab disapa Bang Faiq, mendadak viral setelah rutin membagikan aktivitas sehari-harinya melalui Instagram.
Popularitas Bang Faiq melesat dalam waktu singkat. Akun Instagram @bangfaiq_batu, yang baru dibuat pada Jumat, 17 Juli 2026, berhasil mengumpulkan sekitar 87 ribu pengikut hingga Minggu, 19 Juli 2026. Padahal, dalam kurun tersebut ia baru mengunggah sembilan konten.
Keberhasilannya menarik perhatian publik tidak lepas dari penampilannya yang khas. Bang Faiq tampil dengan rambut panjang, jenggot dan brewok tebal, serta kerap mengenakan gamis bergaya Timur Tengah yang dipadukan dengan sorban di bahunya.
Penampilan itu membuat banyak warganet menilai wajahnya sekilas menyerupai sosok Nabi Isa Alaihisalam atau Isa Al Masih (Yesus Kristus) sebagaimana yang sering digambarkan dalam berbagai karya seni populer. Perbandingan tersebut pun cepat menyebar dan turut mengangkat namanya di media sosial.
Namun, daya tarik Bang Faiq tidak hanya terletak pada penampilannya. Konten-konten yang ia bagikan justru menampilkan keseharian yang sederhana dan apa adanya sebagai penjual kambing.
Ia rutin mengunggah aktivitas melayani pembeli, menerima pesanan daging kambing, hingga proses penyembelihan dan pengulitan hewan. Tanpa efek visual berlebihan maupun penyuntingan yang rumit, video-videonya dinilai menghadirkan kesan autentik yang jarang ditemukan di tengah banjir konten media sosial saat ini.
Gaya bicaranya yang santai dan pembawaannya yang natural menjadi salah satu alasan banyak pengguna media sosial memilih mengikuti akun tersebut.
Berdasarkan informasi yang dicantumkan di akun Instagramnya, usaha Bang Faiq berlokasi di Jalan Abdul Gani Gang II Nomor 34, Kelurahan Ngaglik, Kota Batu, Jawa Timur.
Melalui akun tersebut, Bang Faiq tidak hanya mempromosikan usahanya, tetapi juga kerap membagikan pesan-pesan positif kepada para pengikutnya.
Dalam salah satu unggahan, ia mengajak masyarakat untuk membiasakan tersenyum sebagai bentuk rasa syukur sekaligus cara sederhana menebarkan energi positif.
“Selalu tersenyum terutama saat mengawali hari. Amalan ringan banget tapi sering diremehkan, padahal dahsyat. Selain merupakan bagian rasa syukur, apabila itu dilihat oleh orang-orang di sekitar kita maka semoga bisa menularkan mood yang positif. Saat seseorang merasa bersemangat dan optimis karena wasilah senyuman kita, semoga Allah juga mengucurkan kebaikan untuk kita,” tulis Bang Faiq.
Unggahan tersebut mendapat banyak tanggapan positif dari warganet. Tak sedikit yang mengaku menyukai konten Bang Faiq karena dinilai sederhana, menenangkan, dan menghadirkan suasana yang berbeda dari tren konten media sosial yang umumnya dibuat dengan konsep yang lebih kompleks. ***