Ratusan prajurit TNI dari Yonif 115 dikerahkan untuk membersihkan area Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, guna mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabanjir. Kegiatan pembersihan itu dilakukan pada Minggu (27/12/2025).
Pembersihan difokuskan pada lapak-lapak pedagang, saluran drainase, serta area umum pasar yang dipenuhi lumpur dan sisa material banjir. Para prajurit bekerja secara gotong royong agar pasar kembali bersih dan layak digunakan untuk aktivitas jual beli.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat normalisasi aktivitas perdagangan masyarakat setelah banjir,” demikian keterangan Pusat Penerangan TNI.
Pasar Kuala Simpang merupakan pusat perekonomian rakyat di Aceh Tamiang. Karena itu, pemulihan fasilitas pasar menjadi prioritas agar roda ekonomi masyarakat dapat kembali bergerak dan aktivitas perdagangan berjalan normal.
Kehadiran personel TNI di lokasi pembersihan juga memberikan rasa aman dan semangat bagi para pedagang yang terdampak banjir. Sejumlah pedagang tampak ikut bergotong royong bersama prajurit membersihkan lapak mereka.
Menurut Pusat Penerangan TNI, keterlibatan prajurit Yonif 115 merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya dalam penanganan dampak bencana alam.
“Ini adalah wujud kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat, terutama dalam percepatan pemulihan pascabencana,” tulis Puspen TNI.
Melalui kegiatan pembersihan Pasar Kuala Simpang ini, diharapkan aktivitas perdagangan segera pulih, perekonomian masyarakat kembali bergerak, dan kehidupan warga Aceh Tamiang berangsur normal setelah diterjang banjir.