Nathalie Holscher mengabarkan kondisi bodyguard pribadinya, Owen, yang diduga menjadi korban penembakan oleh oknum polisi. Kabar itu disampaikan Nathalie lewat unggahan Instagram Story miliknya.
Dalam unggahannya, Nathalie memperlihatkan luka di bagian bawah alis mata Owen. Luka tersebut tampak berbentuk bulat dan disebut akibat tembakan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota kepolisian.
Nathalie mengaku terpukul melihat kondisi pengawalnya tersebut. Ia bahkan menyebut darah dari luka Owen masih terus mengalir.
“@owenmaccarabless maafin saya ya Owen. Darah sampai detik ini masih ngucur,” tulis Nathalie dalam unggahannya.
Menurut Nathalie, insiden itu dipicu persoalan sepele terkait perekaman video. Ia menyayangkan tindakan yang dinilainya berlebihan jika memang ada keberatan terhadap aktivitas merekam.
“Perkara lagi video, harusnya bisa lah ya bilang ‘tolong dihapus ya’ kan enak ya. Ini kok malah langsung saja mana HP dihancurin, diambil, bawa pula,” ujar Nathalie.
Tak hanya menyoroti dugaan kekerasan yang dialami Owen, Nathalie juga meminta agar ponsel milik bodyguard-nya segera dikembalikan. Ia menyebut HP tersebut merupakan pemberian darinya.
“Jadi ini saya cuma minta HP dikembalikan karena HP itu pemberian dari saya,” lanjutnya.
Nathalie juga menyentil institusi Polri lewat media sosial dengan menandai akun resmi Divisi Humas Polri. Ia mempertanyakan tindakan oknum yang disebut justru melukai masyarakat.
“Mengayomi bukan menembwaaaakk. Gimana nih @divisihumaspolri,” tulis Nathalie.
Pada unggahan lainnya, Nathalie kembali meminta pertanggungjawaban atas insiden tersebut.
“@divisihumaspolri jadi gimana nih tanggung jawabnya Bapak,” sambungnya.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun manajemen Nathalie terkait dugaan penembakan tersebut. Publik masih menunggu klarifikasi dan proses hukum lebih lanjut atas kasus yang ramai diperbincangkan di media sosial itu.