MANAJEMEN PT akhirnya menerapkan program pensiun dini bagi karyawan sebagai salah satu cara mengurangi beban keuangan perusahaan.

Menyusul rencana itu, Serikat Bersama Karyawan PT Garuda Indonesia berencana menemui Presiden Joko Widodo untuk memohon dukungan penyelamatan flag carrier atau maskapai penerbangan, seperti dilansir JPNN, Sabtu) 29/5/2021).

Serikat Bersama yang di dalamnya tergabung Asosiasi Pilot Garuda, Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia, juga akan menemui Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, dan Ketua DPD LaNyalla Mattalitti.

Sejumlah menteri pun rencananya akan mereka datangi, seperti Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Komisi V, VI dan XI DPR.

Koordinator Serikat Bersama Karyawan PT Garuda Indonesia Tomy Tampatty mengatakan seluruh karyawan Garuda tetap optimistis dan solid menjaga kelangsungan perusahaan.

Menurut dia, pihaknya memahami adanya program pensiun dini yang ditawarkan kepada seluruh karyawan. Namun, Tommy menegaskan pihaknya akan tetap memantau supaya pelaksanaan program tersebut tidak ada unsur paksaan, serta berharap ada solusi lainnya untuk penyelamatan PT Garuda Indonesia sebagai flag carrier atau maskapai penerbangan.

“Terkait upaya restrukturisasi yang kini sedang dilakukan manajemen berupa pengurangan karyawan melalui program pensiun dini, kami memahami dan akan terus memantau,” kata Tomy di Tangerang, Banten, Jumat (28/5/2021).

Namun Tomy berharap masih ada upaya lain yang dilakukan pemerintah untuk menyelamatkan Garuda Indonesia. Sebab, ada potensi yang dapat digali seperti penerapan Work From Bali yang akan banyak memberikan dampak positif ke maskapai penerbangan.

Serikat Bersama akan menyampaikan usulan lainnya kepada pemerintah dalam upaya penyelamatan tersebut. Sebab, sebagai aset bangsa PT Garuda Indonesia harus tetap mengudara dan membantu meningkatkan ekonomi nasional.

“Seluruh karyawan telah menjalani vaksinasi dan kita memiliki alat untuk mendeteksi virus sehingga penerbangan sudah dikatakan aman dan kita bisa mendorong seluruhnya seperti normal namun dengan protokol kesehatan,” kata Tomy.

Menurutnya, karyawan juga berkomitmen tinggi, bekerja dengan baik untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh pelanggan. ***